CRITICAL JOURNAL REVIEW


               "CRITICAL JOURNAL REVIEW"

Nama: Vera Juwita
Nim.  : 0601172036
Kelas. : Ilmu Perpustakaan B



Identitas  Jurnal
Judul Artikel : Clinical Usefulness of Library and Information Services in Japan: The Detailed Use and Value of Information in Clinical Settings
Judul Jurnal : library services
Penulis : Yukiko Sakai, Yoko Sato, Masae Sato, Makiko Watanabe
Tahun Terbit : 2018
Sumber Database : https://doi.org/10.1371/journal.pone.0199944
Alamat URL : https://search.ebscohost.com
Tanggal Akses : 22 mei 2019






BAB 1
PENDAHULUAN

Mengkritik/ mereview sebuah jurnal atau lebih adalah salah satu kegiatan yang harus dikuasai oleh siswa maupun mahasiswa. Terlebih lagi untuk kita calon pendidik bangsa. Banyaknya jurnal-jurnal yang beredar di dunia maka sudah tugas bagi beberapa orang yang paham mengenai etika penulisan karya ilmiah untuk mengkritik dan untuk kita para calon pendidik bangsa untuk belajar tentang bagaimana mengritik dan mengreview dari jurnal-jurnal yang ada beredar di kalangan sekarang ini.
Menimbang bahwa ada kurangnya bukti mengenai kontribusi perpustakaan dan informasilayanan untuk pengobatan berbasis bukti dalam praktik klinis aktual di jepang, tujuan dari studi ini untuk mengeksplorasi status penggunaan  saat ini dan nilai layanan perpustakaan dan informasi dalam pengaturan klinis untuk memeriksa kegunaan informasi dalam menerapkan berbasis bukti obat-obatan (EBM)menjadi praktek.
Keberadaan gedung dan tata ruang mempengaruhi minat masyarakat untuk datang/tidak ke perpustakaan. Oleh karena itu, perlu diperhatikan eksterior, interior kenyamanan suara, kenyamanan udara, kenyamanan cahaya, dan kenyamanan warna. (Dwi Surtiawan, 2007: 17-18). Perpustakaan rumah sakit menurut Sulistyo-Basuki adalah perpustakaan yang ada di rumah sakit yang koleksinya dapat digunakan untuk staf medis seperti para dokter dan perawat untuk pasien. (Sulistyo- Basuki. 1994:86).



BAB 2
PEMBAHASAN

REVIEW JURNAL
Deskripsi Isi Jurnal
Nama Jurnal : library services
Volume Penerbitan : 13
Tahun Terbit : 2018
ISSN : e0199944
Jumlah Artikel : 6
Deskripsi setiap artikel :
Judul Artikel : Clinical Usefulness of Library and Information Services in Japan: The Detailed Use and Value of Information in Clinical Settings

Penulis : Yukiko Sakai, Yoko Sato, Masae Sato, Makiko Watanabe

Latar Belakang : Perpustakaan dan layanan informasi sistematis untuk para profesional kesehatan di jepang disediakan terutama oleh perpustakaan medis dan rumah sakit. Sementara sesuai dengan standar untuk Estab-perpustakaan Universitas. Perpustakaan medis diperlukan di 82 pusat medis akademik (catatan: 81 pada saat survei), hanya 548 dari 8.429 rumah sakit telah memenuhi kewajiban ini dan mendirikan perpustakaan sebagai rumah sakit pendukung perawatan medis regional sesuai dengan UU perawatan medis. Dibandingkan dengan perpustakaan medis akademik, yang menampung 198.870 volume umes, berlangganan 9.271 cetak dan 11.574 jurnal elektronik, dan dilayani oleh 9,2 anggota staf secara rata-rata, perpustakaan rumah sakit jauh lebih kecil. Perpustakaan rumah sakit rata-rata memiliki 3.950 buku dan berlangganan 87 jrnal cetak dan 21.5 elektronik yang melayani pengguna di rumah sakit dengan 450 tempat tidur dengan satu pusatakawan.(catatan: ini adalah nilai rata-rata untuk 67 perpustakaan akademik anggota asosiasi perpustakaan medis jepang untuk tahun fiskal 2016 dan 102 rumah sakit anggota perpustakaan asosiasi perpustakaan umum rumah sakit jepang untuk tahun fisikal 2015).

Rumusan Masalah : mengungkapkan informasi dan pengakuan terhadap nilai informasi. Ketersediaan sumber daya elektronik untuk meningkatkan penggunaan layanan perpustakaan dan informasi untuk mengimplementasikan EBM.

Tujuan Penelitian : tujuannya adalah untuk menggungkapkan penggunaan pedoman klinis dalam pengaturan klinis dan faktor obstruktif. Tujuan lain dari penelitian ini adalah untuk mengkesplorasi satatus saat ini penggunaan layanan perpustakaan dan informasi dalam pengaturan klinis untuk memeriksa klinik kegunaan informasi untuk mengimplementasikan praktik EBM berdasarkan EBL/EBLIP pendekatan, mereplikasikan studi nilai di Amerika Serikat.

Metode Penelitian : survei berbasis web dilakukan di tujuh lokasi (rumah sakit dengan 300-1.200 tempat tidur) dan wawancara yang dilakukan di lima lokasi untuk mnyelidiki perilaku informasi di kalangan profesional kesehatan sionals. untuk memperjelas status penggunaan saat ini dan nilai informasi dalam pengaturan klinis di jepang, sebuah survei multi-berpusat dirancang oleh kelompok kerja studi nilai JMLA berdasarkan protokol studi nilai di Amerika Serikat. Kuisioner dalam “Tangan Fasilitator buku” dalam lampiran diterjemahkan kedalam bahasa jepang dengan beberapa modifikasi, misalnya, penambahan sumber daya dan penghapusan pertanyaan agar responden menulis waktu aktual yang dihemat sebagai akibat dari informasi untuk jawaban yang tepat dan mudah di antara responden jepang.

Hasil Penelitian : satu-satunya penelitian yang mengejar efek langsung dari informasi dalam pengaturan klinis di jepang adalah survei dilakukan di 151 rumah sakit yang mengumpulkan 585 tanggapan dari penduduk pada tahun 2015. Mereka menyelidiki lingkungan TI di rumah sakit, perilaku informasi di antara penduduk, dan indikator kualitas (IQ) sebagai hasil klinis. Mereka menemukan bahwa lingkungan TI terkait QI karena preferensi penghuni untuk sumber daya informasi elektronik. Sebuah survei komprehensif tentang penggunaan informasi umum dan kebutuhan di antara dokter adalah disalurkan pada tahun 2000selama tahap awal EBM serta internet di jepang, yang dikumpulkan 949 tanggapan.

Simpulan : para responden menggunakan informasi untuk praktis klinis, mutakhir pada pengetahuan terbaru di bidangnya sendiri, memperoleh pengetahuan di bidang lain juga memberikan penjelasan kepada pasien.


KEUNGGULAN
penelitian ini berisikan informasi yang telah dilakukan oleh beberapa tim yang menguak tentang judul yang tertera di atas. Penelitian ini dilakukan dengan observasi langsung dan beberapa sumber-sumber lainnya yang membantu menunjang kefektifan sebuah penelitian karya ilmiah. Di dalam penelitian ini memiliki keunggulan dimana tertera di dalamnya beberapa grafik pembantu kefektifan penulisan karya ilmiah tersebut. Namun pada penelitian/penulisan karya ilmiah ini masih terdapat beberapa kekurangan dan kealpaan di dalamnya yang akan dijelaskan pada aspek kelemahan di pembahasan selanjutnya.


KELEMAHAN
Dalam sebuah penelitian atau penulisan karya ilmiah tidaklah terlepas dari yang namanya kekurangan ataupun kelemahan, seperti yang terdapat di dalam penelitian karya ilmiah tersebut. Dimana terdapat kelemahan di dalam penelitian ini dengan Adanya hambatan untuk mendapatkan informasi adalah tidak tersedianya informasi yang sesuai, terlalu banyak waktu, dan terlalu banyak biaya. Sebagai hasil dari tinjuan literatur, jelas bahwa studi jepang tidak menunjukkan detail penggunaan dan efek langsung informasi di antara berbagai profesional kesehatan untuk praktik klinis sebagai lawan dari studi negara-negara berbahasa inggris.


Daftar Pustaka

Dwi Surtiawan. Kepuasan pemakai dan peningkatan kualitas berbasis pemakai. Medis Pustakawan. XIV (2), 2007.

Sulistyo-Basuki. 1993. Pengantar Ilmu Perpustakaan. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Komentar

  1. Waw... artikel critical journal nya mantull bnget...😍 sukses teruss say..😚

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Observasi kelompok layanan sirkulasi

JENIS -JENIS BAHAN CETAK DAN NON CETAK DI PERPUSTAKAAN