Layanan Sirkulasi
Dasar-dasar layanan sirkulasi
Oleh: Vera Juwita (0601172036)
Pengertian
Kata sirkulasi berasal dari bahasa inggris “Circulation” yang berarti perputaran,peredaran, seperti pada “sirkulasi udara” sirkulasi uang dan sebagainya. Dalam ilmu perpustakaan, sirkulasi sering dikenal dengan peminjaman namun demikian pengertian pelayanan sirkulasi sebenarnya adalah mencakup semua bentuk kegiatan pencatatan yang berkaitan dengan pemanfaatan, penggunaan koleksi perpustakaan dengan tepat guna dan tepat waktu untuk kepentingan pengguna jasa perpustakaan (Lasa Hs., 1993 : 1).
Layanan sirkulasi atau layanan peminjaman dan pengembalian bahan pustaka adalah satu kegaiatan di perpustakaan yang melayani peminjaman dan pengembalian buku. Kegiatan sirkulasi dapat dilaksanakan sesudah buku-buku selesai diproses dengan lengkap dengan label-labelnya seperti kartu buku, kartu tanggal kembali, kantong buku, dan call number pada punggung buku (Wiji Suwarno-20016).
Dari beberapa uraian diatas dapat disimpulkan bahwa pelayanan sirkulasi adalah kegiatan yang harus ada di dalam perpustakaan yang berhubungan dengan bagian peminjaman dan pengembalian bahan pustaka agar dapat dipergunkan oleh pengguna secara maksimal. Agar perpustakaan apat memainkan perannya dengan baik maka perpustakaan harus didukung oleh sarana, prasarana serta tenaga kerjapengolah yang handal. Untuk itu tenaga pengolah perpustakaan perguruan tinggi perlu dibekali pengetahuan dan keterampilan mengolah perpustakaan perguruan tinggi khususnya pada bagian pelayanan sirkulasi. Pelayanan adalah setiap tindakan atau perbuatan yang dapat ditawarkan oleh suatu pihak kepada pihak lain, yang pada dasarnya bersifat intangible (tidak berwujud fisik) dan tidak mengahsilkan kepemilikan sesuatu (Tjiptono, 2002 : 6).
bagian layanan sirkulasi mempunyai tugas melayani pengunjung perpustakaan khususnya hal berikut ini(Sulistyo Basuki) :
1. Mengawasi keluarnya setiap bahan pustaka dari ruang perpustakaan.
2. Pendaftaran anggota perpustakaan salah satu tugas dari bagian sirkulasi adalah menerima pendaftaran anggota perpustakaan.
3. Peminjaman dan pengembalian bahan pustaka.
4. Memberikan sanksi bagi anggota yang terlambat menggembalikan pinjaman.
5. Memberikan peringgatan bagi anggota yang belum menggembalikan pinjaman.
6. Menentukan penggantian buku yang dihilangkan anggota.
7. Membuat statistik sirkulasi.
Penataan koleksi di jajaran/rak
Ada beberapa ciri pelayanan yang baik yang dapat memberikan kepuasan kepada pelanggan :
1. Memiliki karyawan yang profesional khususnya yang berhadapan langsung dengan pelanggan.
2. Tersediannya sarana dan prasarana yang baik yang dapat menunjang kelancaran produk ke pelanggan secara cepat dan tepat.
3. Tersediannya ragam produk yang diinginkan. Dalam arti konsumen sekali berhenti dapat membeli barang produk dengan kualitas produk dan pelayanan yang mereka inginkan.
4. Bertanggung jawab terhadap setiap pelanggan dari awal hingga selesai.
5. Mampu melayani secara cepat dan tepat, tentunya jika dibandingkan dengan pihak pesaing.
6. Mampu berkomunikasi dengan jelas, menyenangkan dan mampu menangkap keinginan dan kebutuhan pelanggan.
7. Memberikan jaminan kerahasiaan setiap transaksi, terutama dalam hal keuangan.
8. Memiliki pengetahuan dan kemampuan yang baik tentang produk yang dijual dan pengetahuan umum lainnya.
9. Mampu memberikan kepercayaan kepada pelanggan, sehingga pelanggan merasa yakin dengan apa yang telah dilakukan perusahaan (Kashmir, 2005: 15).
Untuk mengevaluasi layanan sirkulasi baik tentang kepuasan pengguna. Kinerja pustakawan dan relevansi bahan pustaka yang ada dengan kebutuhan pemakai perpustakaan maka perlu diadakan kuisioner atau anget. Dapat juga dengan melihat perbandingan statistik setelah beberapa tahun terakhir. Karena data-data yang memiliki menunjukkan kinerja perpustakaan yang selanjutnya dianalisis sebab-sebabnya (Sulistyo-Basuki, 1991 : 297).
Dafrtar pustaka
Lasa HS. 1993. Jenis-Jenis Pelayanan Informasi Perpustakaan. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press
Suwarno, Wiji. 2016. Organisasi Informasi Perpustakaan. Jakarta: Rajawali Pers
Sulistyo-Basuki. 1991. Pengantar Ilmu Perpustakaan. Jakarta: Gramedia
Tjiptono, F. (2002). Manajemen Jasa. Yogyakarta: Andi Offset
Oleh: Vera Juwita (0601172036)
Pengertian
Kata sirkulasi berasal dari bahasa inggris “Circulation” yang berarti perputaran,peredaran, seperti pada “sirkulasi udara” sirkulasi uang dan sebagainya. Dalam ilmu perpustakaan, sirkulasi sering dikenal dengan peminjaman namun demikian pengertian pelayanan sirkulasi sebenarnya adalah mencakup semua bentuk kegiatan pencatatan yang berkaitan dengan pemanfaatan, penggunaan koleksi perpustakaan dengan tepat guna dan tepat waktu untuk kepentingan pengguna jasa perpustakaan (Lasa Hs., 1993 : 1).
Layanan sirkulasi atau layanan peminjaman dan pengembalian bahan pustaka adalah satu kegaiatan di perpustakaan yang melayani peminjaman dan pengembalian buku. Kegiatan sirkulasi dapat dilaksanakan sesudah buku-buku selesai diproses dengan lengkap dengan label-labelnya seperti kartu buku, kartu tanggal kembali, kantong buku, dan call number pada punggung buku (Wiji Suwarno-20016).
Dari beberapa uraian diatas dapat disimpulkan bahwa pelayanan sirkulasi adalah kegiatan yang harus ada di dalam perpustakaan yang berhubungan dengan bagian peminjaman dan pengembalian bahan pustaka agar dapat dipergunkan oleh pengguna secara maksimal. Agar perpustakaan apat memainkan perannya dengan baik maka perpustakaan harus didukung oleh sarana, prasarana serta tenaga kerjapengolah yang handal. Untuk itu tenaga pengolah perpustakaan perguruan tinggi perlu dibekali pengetahuan dan keterampilan mengolah perpustakaan perguruan tinggi khususnya pada bagian pelayanan sirkulasi. Pelayanan adalah setiap tindakan atau perbuatan yang dapat ditawarkan oleh suatu pihak kepada pihak lain, yang pada dasarnya bersifat intangible (tidak berwujud fisik) dan tidak mengahsilkan kepemilikan sesuatu (Tjiptono, 2002 : 6).
bagian layanan sirkulasi mempunyai tugas melayani pengunjung perpustakaan khususnya hal berikut ini(Sulistyo Basuki) :
1. Mengawasi keluarnya setiap bahan pustaka dari ruang perpustakaan.
2. Pendaftaran anggota perpustakaan salah satu tugas dari bagian sirkulasi adalah menerima pendaftaran anggota perpustakaan.
3. Peminjaman dan pengembalian bahan pustaka.
4. Memberikan sanksi bagi anggota yang terlambat menggembalikan pinjaman.
5. Memberikan peringgatan bagi anggota yang belum menggembalikan pinjaman.
6. Menentukan penggantian buku yang dihilangkan anggota.
7. Membuat statistik sirkulasi.
Penataan koleksi di jajaran/rak
Ada beberapa ciri pelayanan yang baik yang dapat memberikan kepuasan kepada pelanggan :
1. Memiliki karyawan yang profesional khususnya yang berhadapan langsung dengan pelanggan.
2. Tersediannya sarana dan prasarana yang baik yang dapat menunjang kelancaran produk ke pelanggan secara cepat dan tepat.
3. Tersediannya ragam produk yang diinginkan. Dalam arti konsumen sekali berhenti dapat membeli barang produk dengan kualitas produk dan pelayanan yang mereka inginkan.
4. Bertanggung jawab terhadap setiap pelanggan dari awal hingga selesai.
5. Mampu melayani secara cepat dan tepat, tentunya jika dibandingkan dengan pihak pesaing.
6. Mampu berkomunikasi dengan jelas, menyenangkan dan mampu menangkap keinginan dan kebutuhan pelanggan.
7. Memberikan jaminan kerahasiaan setiap transaksi, terutama dalam hal keuangan.
8. Memiliki pengetahuan dan kemampuan yang baik tentang produk yang dijual dan pengetahuan umum lainnya.
9. Mampu memberikan kepercayaan kepada pelanggan, sehingga pelanggan merasa yakin dengan apa yang telah dilakukan perusahaan (Kashmir, 2005: 15).
Untuk mengevaluasi layanan sirkulasi baik tentang kepuasan pengguna. Kinerja pustakawan dan relevansi bahan pustaka yang ada dengan kebutuhan pemakai perpustakaan maka perlu diadakan kuisioner atau anget. Dapat juga dengan melihat perbandingan statistik setelah beberapa tahun terakhir. Karena data-data yang memiliki menunjukkan kinerja perpustakaan yang selanjutnya dianalisis sebab-sebabnya (Sulistyo-Basuki, 1991 : 297).
Dafrtar pustaka
Lasa HS. 1993. Jenis-Jenis Pelayanan Informasi Perpustakaan. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press
Suwarno, Wiji. 2016. Organisasi Informasi Perpustakaan. Jakarta: Rajawali Pers
Sulistyo-Basuki. 1991. Pengantar Ilmu Perpustakaan. Jakarta: Gramedia
Tjiptono, F. (2002). Manajemen Jasa. Yogyakarta: Andi Offset
Keren! Bisa dijadikan bahan referensi
BalasHapusOke makasih infonya ni kaka ditunggu lanjutannya ♡
BalasHapus