SELF SERVICE PADA PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS SANATA DHARMA YOGYAKARTA

SELF SERVICE PADA PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS SANATA DHARMA YOGYAKARTA

Nama : Vera Juwita
Nim/ Kelas : 0601172036/ IP-2
Mata Kuliah : Layanan Sirkulasi



Pendahuluan

  Perkembangan perpustakaan tak lepas dari peran teknologi informasi. Sebagai salah satu institusi pelayanan kebutuha informasi maka perpustakaan dituntut untuk ikut berkembang dengan memanfaatkan Teknologi Informasi (TI) dalam setiap pelayanannya untuk lebih efisien dan maksimal dalam mencapai tujuan.

Penerapan teknologi informasi dalam bidang perpustakaan semakin hari semakin berkembang mengikuti perkembangan teknologi yang ada. Sajian teknologi baru dalam bebagai bentuk memungkinkan banyak kegiatan dalam jumlah besar dan rumit. Dapat dikerjakan dengan mudah, cepat, dan menghasilkan pekerjaan secaraa optimal. Pada era digitalisaasi seperti sekarang ini, banyak sekali penemuan instrument atau alat bantu dalam bidang teknologi informasi.

 Sebelum masuk ke perpustakaan maka ada beberapa hal yang telah ditetapkan oleh pihak perpustakaan. Peraturan perpustakaan dibuat dengan tujuan agar segala sesuatuya berjalan dengan baik, apalagi jika pemustaka memanfaatkan perpustakaan terlalu banyak. Namun sadar atau tidak sadar, aturan atau sisitem yang diterapkan di perpustakaan sering kali membuat pemustaka tidak puas dengan pelayanan perpustakaan, pemustaka merasa banyak birokrasi atau aturan di perpustakaan. Perpustakaan harus jeli melihat permasalahan ini, dan mencoba mendesain pelayanan perpustakaan dengan melihat peluang yang ada abaik eksternal maupun internal.

Layanan mandiri (self service) merupakan salah atu dari hasil perkembangan tekhnologi yaitu aplikasi teknologi pada bidang pelayanna jasa yang dikenal sebagai teknologi berbasis layanan mandiri (self service technology atau disingkat SST) (meuter et al, 2005; 61-83).

 PEMBAHASAN

Perpustakaan adalah sebuah sisitem, yang didalamnya terdiri ari serangkaian aktivitas berupa pengadaan koleksi, pengolahan koleksi dan pelayanan pemustaka. Pengadaan koleksi dan pengolahan koleksi merupakan back office nya perpustakaan. Sedangkan pelayanan pemustaka adalah front office nya perpustakaan. Perpustakaan harus dapat memberikan pelayanan prima atau excellent service. Berikut adalah beberapa penjelasan mengenai layanan prima yaitu:
Layanan prima adalah pelayanan yang sangat baik dan melampaui harapan pelanggan.

         Layanan prima adalah pelayanan yang memiliki ciri khas kualitas (quality nice). Ciri khas kualitas yang baik meliputi kemudahan, kecepatan, ketetapan, kehandalan dan empati.
Layanan prima adalah pelayanan dengan standar kualitas yang tinggi dan selalu mengikuti perkembangan kebutuhan pelanggan setiap saat, secara konsisten dan akurat (handal).

        Layanan prima adalah pelayanan yang memenuhi kebutuhan prakis (practical needs), dan kebutuhan emosional (emotional needs) pelanggan.
berikut penjelasan tentang layanan prima yaitu: mengenai manfaat dari pelayanan prima, selain agar sumber daya perpustakaan berupa koleksi, fasilitas dan jasa yang diberikan dapat dimanfaatkan oleh pemustaka, pekayanan prima bermanfaat untuk meningkatkan kinerja perpustakaan, meningkatkan hubungan antara pemustaka dan tenaga perpustakaan, meningkatkan citra perpustakaan, meningkatkan loyalitas pemusta.selain itu dari sisi pemustaka, pelayanan prima menjadikan kebutuhan pemustaka akan informasi terpenuhi, pemustaka mendaatkan kepuasan hati yang lebih baik, pemustaka merasa lebih dihargai dan lebih diperhatikan,serta pemustaka mendapatkan layanan yang lebih berkualitas.

        Pelayanan efektif dan efisien adalah pelayanan yang dilakukan dengan sedikit waktu, tenaga dan biaya, serta tidak terlalu birokratis demi kepuasan pemustaka. Perpustakaan mulai mencoba dengan berbagai altenatif desain pelayanan perpustakaan yang efektif dan efisien, misalnya dengan pelayanan yang berbasis mandiri atau online. Berikut beberpa bentuk layanan yang ada di perpustakaan Universitas Sanata Dharma Yogyakarta antara lain:
Layanan pendaftaran anggota perpustakaan online
Layanan peminjaman buku mandiri
Layanan loker mandiri
Layanan perpanjangan koleksi mandiri
Layanan pengembalian buku melalui bookdrop
Layanan unggah tugas akhir mandiri
Layanan  pemanfaatan computer mandiri
Layanan fotocopy mandiri

PENUTUP

       Teknologi infromasi telah berpengaruh besar terhadap pelayan perpustakaan. Gebrakan baru yang dilakukan perpustakaan dalam pelayanan kepada pemustaka telah membawa dampak kepada kemudahan dan kecepatan pelayanan. Tujuan akhir dari gebrakan pelayanan perpustakaan adlah terciptanya efektivitas dan efisiensi dalam pelaksanaan pekerjaan. Muara akhir dari semua ini adalah terciptanya kepuasan pemustaka dan peningkatan berkelanjutan di bidang perpustakaan.


Daftar Pustaka
Achmad. (2012). Layanan Cinta Perwujudan  Layanan Prima Perpustakaan. Jakarta: Sagung Seto
Meuter et al. (2005). Choosing Among Alternative Service Delivery Modes: An Investigation of Customer Trial Of Self-Service Technologies. Arizona State University.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Observasi kelompok layanan sirkulasi

CRITICAL JOURNAL REVIEW

JENIS -JENIS BAHAN CETAK DAN NON CETAK DI PERPUSTAKAAN