ERA SUDAH DIGITAL , MAKA POLA PIKIR JUGA HARUS DIGITAL!!! BERPIKIR ALA MASYARAKAT LITERASI UNTUK INDONESIA YANG MAJU.
VERA JUWITA(0601172036)
ILMU PERPUSTAKAAN
FAKULTAS ILMU SOSIAL
KKN DR KELOMPOK 45 UINSU
Era digital, beberapa tahun ini kita sudah semakin marak dengan yang namanya digitalisasi. Bahkan tidak perlu dipertanyakan lagi mengenai era ini, karena era ini sudah ada dengan hadirnya beberapa teknologi terdahulu seperti pembayaran secara online atau mbanking, penggunaan gadget, laptop/komputer, radio, televisi dsb yang banyak digunkan dan sudah merambat di hampir seluruh dunia termasuk INDONESIA sendiri. Di indonesia hampir seluruh masyarakatnya menggunakan alat digital tidak hanya sekarang namun sejak beberapa tahun silam sudah menggunakan alat digital. Penggunaan digital dengan era digital hampir sama hanya terdapat sedikit berbedaan yaitu seperti sekarang segalanya bisa kita lakukan hanya dengan menggunakan smartphone/gadget/laptop dan kini perkembangan dunia juga telah mengalami kemajuan seperti hadirnya alat transportasi digital, perpustakaan digital, pembelajaran digital, dan masih banyak lagi.
Tidak dapat kita pungkiri bahwasannya digitalisasi saat ini banyak dinikmati oleh orang-orang di INDONESIA. Saat ini siapa sih yang tidak kenal dengan Smartphone/hp/gadget?????? Ya gadget/smartphone merupakan hal yang sudah tidak asing lagi dimata orang-orang pada umumnya,, mulai dari balita, anak-anak, remaja, dewasa bahkan sampai pada orang tua baik itu perempuan maupun laki-laki, semuanya sudah tidak asing lagi dengan hal terebut. Kebanyakan orang menggunakan memakai gadget/smartphone adalah untuk bermain dengan media sosial (medsos) mereka masing-masing dan penggunanya juga beragam mulai dari anak-anak hingga orang tua, sayangnya semakin berkembang dan semakin maju teknologi tidak membuat pola pikir sebagian penggunanya juga maju dan berkembang. Kita ketahui bahwa penggunaan media sosial ataupun gadget terdapat sisi negatif maupun positif, sisi positifnya gadget digunakan sebagai pembelajaran dan tempat menambah pengetahuan atau wawasan dan pengguna pada sisi positif gadget akan menggunakan gadget untuk berniaga/berwirausaha, membuat konten-konten mengenai pembelajaran, menciptakan aplikasi-aplikasi pembelajaran dsb sedangkan sisi positif dari gadget dan pengunanya yaitu terlalu lama menggunakan gadget akan membuat kepala pusing, merusak mata serta semakin sering kita mengunakan gadget maka akan membuat kita dicontrol oleh nya dan termusnahkan oleh gadget dan sisi negatif pengguna gadget yaitu penyebaran link/video-video porno, prostitusi, gosip/ghibah, perkelahian, saling menjatuhkan, penipuan dan masih banyak lagi hal-hal awam dampak negatif positif perilaku pengguna gadget dan penggunaan gadget itu sendiri. Dari beberapa hal tersebut, ada suatu hal yang sering kali menjadi kesalahan pengguna gadget dari beberapa tahun belakang dan bahkan hingga sampai saat ini, apa itu???
Hal itu adalah berita HOAX!!!!, berita HOAX adalah suatu kesalahan besar karena jika salah saja kita menyebar berita HOAX maka akan menggemparkan banyak orang dan akan membawa kita kedalam ranah hukum (pengadilan). Sampai saat ini saya sendiri sangat merasa membinggungkan karena seperti kita ketahui semakin hari handphone/gadget muncul dengan berbagai bentuk dan berbagai kelebihan-kelebihan masing-masing namun kita sering kali membeli karna terlihat cantik dari sampulnya tanpa kita ketahui penggunnaan gadget dan media sosial yang baik dan benar itu bagaiamana, untuk itu alangkah baiknya mari bersama-sama kita berubah, tidak hanya zaman/era/kondisi yang berubah namun pola pikir kita sebagai masyarakat juga harus diubah agar dapat menyeimbangi kemajuan dan perkembangan Negara Kita Tercinta INDONESIA yang saat ini sedang milad yang ke 75.
Menurut Moh. Mursyid Secara sederhana dapat dipahami bahwa literasi tidak berbatas pada kemampuan membaca dan menulis saja, melainkan juga kemampuan dalam mengolah informasi danpengetahuan guna meningkatkan kecakapan hidup seseorang. Dalam menyembangkan era digital ini maka diperlukan Masyarakat Berbasis Literasi dimana saat ini informasi menyebar luas dan tak terhitung jumlahnya maka dari itu diharapkan mulai saat ini kita harus menjadi masarakat informasi, jadikan informasi sebagai wadah yang kita kuasai dan bukan sebaliknya, karena informasi akan mnejadi kekuatan besar bagi siapa yang mengusainya sedangkan jika kita yg dikuasai informasi maka bisa jadi kita akan termakan dengan informasi-informasi yg acak-acakkan bisa jadi fakta bisa jadi Hoax. Bagi siapa yang tidak menguasai informasi maka akan semakin tertinggal jauh dari perkembanggan. Cara untuk menghindari berita-berita bohong Hoax yaitu dengan rajin membaca, ketika melihat sebuah berita/informasi kita harus baca dulu dengan baik-baik informasi tersebut dan kemudian pastikan dengan melihat tanggal atau kapan berita itu di publish atau dengan masuk langsung di websitenya dan perhatikan dengan baik isi dan kebenarannya. Terkadang kita sering kali terkecoh hanya dengan judulnya yang kemudian membaca sekilas kemudian mensharenya ke publik padahal berita itu sudah lama sekali di publish dan itu merupakan berita bohong atau HOAX.
Mari tetap produkif, tetap sehat, tetap inovatif dan berubah menjadi masyarakat yang berbasis literasi dan menjadi masyarakat informatif tidak hanya pintar dalam memilih pasangan hidup maupun gadget baru, namun juga pintar dalam memilih informasi TRUE OR FALSE (Benar atau Salah (HOAX)). Kita Bisa Walau Dirumah Saja.....STOP HOAX SEBAR FAKTA.....SALAM LITERASI, AYO MEMBACA.
Pustaka
Komentar
Posting Komentar